Wawancara

Perjuangan Seorang Guru Silat   

Narasumber : Mas Ruhiat (Guru Silat)
Wartawan      : Aldo
Topik               : Perjuangan seorang guru silat

Hasil Laporan

Aldo              : “Selamat siang mas Ruhiat .”
Mas Ruhiat : “Selamat siang.”
Aldo              : “Saya Aldo siswa kelas 7 Santa Ursula BSD . Bolehkah saya mewawancarai Mas Ruhiat?”
Mas Ruhiat : “Boleh ,silahkan.”
Aldo              : “Bolehkah saya mengethaui nama lengkap Mas Ruhiat?”
Mas Ruhiat : “Nama lengkap saya Ruhiat.”
Aldo              : “Kapan dan dimana tempat kelahiran Mas Ruhiat ?”
Mas Ruhiat : “Saya lahir di Jakarta tanggal 15 Juli 1969
Aldo              : “Sejak kapan Mas Ruhiat berminat untuk menjadi guru silat?”
Mas Ruhiat : “Saya belajar silat sejak SMA pada tahun 1983
Aldo              : “Di mana Mas Ruhiat tinggal ?”
Mas Ruhiat : “Saya tinggal di perumahan Legok Indah , Tangerang.”
Aldo              : “Di mana pertama kali Mas belajar seni bela diri silat?”
Mas Ruhiat : “Saya belajar seni bela diri silat ini pertama kali di SMA 47 Jakarta dan di Stadion Utama Senayan Jakarta.”
Aldo              : “Kenapa Mas ingin menekuni seni bela diri ini?”
Mas Ruhiat : “Karena silat ini menurut saya sangat fleksibel ,baik dan sangat sesuai dengan anatomi tubuh bangsa Indonesia yang relative lebih fleksibel itu aja.”
Aldo              : “Apakah suka duka nya saat Mas Ruhiat menjadi seorang guru silat?”
Mas Ruhiat : “Waduh banyak , ya salah  satunya saya jadi banyak teman,banyak bergaul ,dan juga banyak mengenal watak dari pada setiap manusia itu aja . Dukanya kalau anak anak nya itu susah di atur jadi kalo di bilangin pada ngeyel ngobrol sendi sendiri itu aja .”
Aldo              : “Terima kasih Mas karena sudah mau meluangkan waktu untuk di wawancarai oleh saya .”
Mas Ruhiat : “Ya, sama-sama.”
Aldo              : “Selamat siang Mas.”
Mas Ruhiat : “Selamat siang.”

 Narasi

Perjuangan Seorang Guru Silat

Mas Ruhiat adalah seorang guru silat yang lahir di Jakarta,15 Juli 1969. Ia memulai berlatih seni bela diri silat sejak SMA di SMA 47 Jakarta dan Stadion Utama Senayan di Jakarta. Mas Ruhiat menekuni seni bela diri silat ini karena menurut beliau silat ini sangat fleksibel dan cocok di pelajari oleh orang Indonesia yang tubuhnya relative lebih fleksibel. Mas Ruhiat senang menjadi guru silat karena beliau mendapat teman banyak, tetapi Mas Ruhiat juga terkadang sedih karena anak muridnya sering susah diatur. Mas Ruhiat senang menjadi salah satu guru pendidikan jasmani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s